Kenali Bahaya Cacingan pada Anak, Belajar dari Kasus Raya di Sukabumi

Jumat 22-08-2025,17:31 WIB
Reporter : Ruslan
Editor : Ruslan

- Gatal di sekitar area anus, terutama saat malam hari.

- Tidur terganggu, anak rewel, atau tampak tidak nyaman.

- Nafsu makan menurun drastis.

BACA JUGA: Alarm Bagi Persib Bandung! PSIM Jogja Datangkan Gelandang Muda Jebolan Salah Satu Akademi Terbaik Dunia

- Pada anak perempuan, bisa muncul kemerahan dan rasa gatal di area vagina.

- Dalam kasus berat, timbul gejala neurologis seperti mual, muntah, lemas, hingga kejang.

Saat anak tertidur, cacing kremi kerap meletakkan telurnya di sekitar anus.

Satu cacing betina mampu menghasilkan belasan ribu telur.

Saat anak menggaruk, telur dapat menempel di kuku lalu masuk kembali ke mulut.

Siklus ini membuat infeksi sulit terputus.

Lebih parah lagi, telur cacing bisa bertahan di luar tubuh hingga dua minggu.

Penularannya bisa melalui mainan, debu, makanan, atau benda yang sering disentuh anak.

BACA JUGA: Wabup Tasikmalaya Dorong Gaji PPPK Paruh Waktu Setara UMR

Cara Mencegah Cacingan

Tragedi seperti yang dialami Raya seharusnya bisa dicegah.

Perlindungan anak dari cacingan dapat dimulai dengan kebiasaan kecil berikut:

Kategori :