JAKARTA, RADARTASIK.COM – Insiden kereta cepat tabrak biawak terulang dan mengganggu perjalanan Whoosh selama 40 menit.
Sepanjang semester I 2025, sudah 10 kali kereta cepat mengalami insiden serupa.
Seluruh kejadian berlangsung di jalur Padalarang - Karawang yang melintasi habitat alami biawak.
KCIC menyebutkan lokasi tersebut memang berada dekat vegetasi lebat dan aliran air terbuka.
Kondisi ini memungkinkan satwa liar seperti biawak mudah masuk ke jalur kereta cepat.
Upaya KCIC Cegah Gangguan Satwa
Untuk pencegahan lebih lanjut, PT Kereta Cepat Indonesia China melakukan beberapa langkah mitigasi.
KCIC sudah memasang pagar pengaman di sepanjang jalur kereta cepat Whoosh.
BACA JUGA: Kisah Sella Menanti Harapan: Remaja Yatim Piatu Tasikmalaya yang Bertahan Tinggal di Rumah Reyot
Mereka juga terus memperkecil celah pagar agar biawak tidak mudah masuk lintasan.
Patroli rutin dan pembersihan semak-semak dilakukan. Itu untuk mengurangi risiko gangguan satwa.
Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya mencegah biawak tertabrak kereta cepat.
Pada Kamis, 24 Juli 2025, insiden kembali terjadi pada Whoosh G1036 relasi Tegalluar-Halim.
BACA JUGA: Cole Palmer dan Manchester United: Transfer Impian yang Dinantikan