Duh, Capres Ditembak Mati Usai Kampanyekan ’Saatnya untuk Berani’, Diserang saat Masuk Mobil

Jumat 11-08-2023,10:34 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Usep Saeffulloh

Duh, Capres Ditembak Mati Usai Kampanyekan ’Saatnya untuk Berani’, Diserang saat Masuk Mobil

RADARTASIK.COM — Kekagetan melanda Ekuador setelah salah satu calon presiden atau captres ditembak mati usai kampanyekan ‘Saatnya untuk Berani’.

Capres ditembak mati usai kampanyekan ‘Saatnya untuk Berani’ itu adalah Fernando Villavicencio.

Fernando Villavicencio ditembak mati oleh oknum saat masuk ke dalam mobil.

BACA JUGA: Penjara Alcatraz Dibuka Hari ini di Masa Lalu

BACA JUGA: TITIK LEMAH Persib Coba Ditambal Bojan Hodak, Barito Putera Dibidik Jadi Target Skema Baru Persib

Dia ditembak hingga tewas usai menjalani serangkaian kampanye di ibu kota Quito pada Rabu, 9 Agustus 2023.

Capres ditembak mati usai rapat umum di sebuah sekolah lokal di Quito.

Capres Fernando Villavicencio ditembak tiga kali di kepala.

Dia kemudian dibawa ke klinik terdekat tetapi dia dinyatakan meninggal pada saat kedatangan.

BACA JUGA: Energi Positif Levy Madinda Berlanjut di Persib: Bermain di Rumah, Kami Siap Mengerahkan Segalanya

BACA JUGA: Ayo Test Drive 3 Model Hybrid Unggulan Suzuki di GIIAS 2023!

Dilansir dari laman MARCA, Fernando Villavicencio fokus memimpin kampanye yang fokus pada pemberantasan korupsi di negara tersebut. 

Adapun moto kampanye yang digaungkan Fernando Villavicencio yaitu "Saatnya untuk berani".

Fernando Villavicencio berusia 59 tahun saat tewas ditembak mati.

Kategori :