Adriano Galliani Bantah Alih Profesi Jadi Politisi dan Tegaskan Monza Belum Dijual

Senin 19-06-2023,21:47 WIB
Editor : Ahmad Faisal

"Karena cinta yang saya miliki untuk Silvio Berlusconi, saya akan melakukan apa pun yang diminta dalam segala hal," kat Galliani.

“Saat ini, belum ada yang membicarakan kepada saya mengenai pencalonan sebagai kandidat politik di Monza, atau tentang masa depan klub sepak bola Monza,” tegasnya.

Perjuangan Galliani bersama Berlusconi membawa Monza ke Serie A bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Menurut laporan Calcio e Finanza, mantan pemilk AC Milan ini selalu menutup tahun keuangan Monza dengan kerugian.

Pada tahun 2022, Biancorossi menutup tahun 2022 dengan pendapatan €32,7 juta dengan mengeluarkan biaya €105,5 juta.

Saat itu Berlusconi hanya mampu membawa Monza bertahan di Serie B sebelum enam bulan berikutnya dipastikan lolos ke Serie A.

Pada tahun yang sama, Finivest yang menjadi perusahaan milik Berlusconi menginvestasikan dana lebih dari €64 juta.

Di tahun 2023 mereka menambah modal lagi dengan memberikan dana €15 juta, tepatnya pada tanggal 28 Maret lalu.

Monza kemudian mendapat tambahan pemasukan €6,9 juta dari Digitalia, sebuah perusahaan yang juga dimiliki oleh Berlusconi.

Sejak diambil alih Berlusconi, dalam empat tahun Monza sudah menderita kerugian sebesar  sebesar €134 juta (sekitar 2,199 triliun).

Setelah dipastikan Monza bertahan di Serie A, Silvio Berlusconi juga terpaksa rogoh kocek Rp833 Miliar untuk membayar bonus dan klausul pembelian pemain pinjaman.

Berlusconi akan mengeluarkan dana sekitar €45,7 juta untuk memenuhi kewajiban membeli pemain dalam kontrak yang dilakukan di awal musim. 

Tak cukup hanya itu, mantan pemilik AC Milan ini juga harus mengeluarkan dana tambahan lebih dari €6 juta dalam bentuk bonus untuk staf dan pemain setelah bertahan Serie A.

Total, Berlusconi akan mengeluarkan uang sekitar €51,7 juta (sekitar Rp833 miliar) setelah Monza bertahan di Serie A.

Kategori :