Keras, Komisaris Persib Senapas dengan Bobotoh, Saat Ini Sepakbola Indonesia Mundur, Tak Lagi Kompetitif

Minggu 15-01-2023,13:56 WIB
Editor : Usep Saeffulloh

BANDUNG, RADARTASIK.COM— Sikap H Umuh Muchtar Komisaris Persib senapas dengan Bobotoh. Saat ini sepakbola Indonesia mundur. Tak lagi kompetitif.

Komentar keras Umuh Muchtar menyikapi keputusan Komite Eksekutif di Jakarta yang menghentikan Liga 2 dan Liga 3.

Akibat kebijakan Komite Eksekutif di Jakarta yang menghentikan Liga 2 dan Liga 3, sekarang Liga 1 tanpa degradasi.

Menurut Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) H Umuh Muchtar, Liga 1 tanpa degradasi tak lagi kompetitif dan membuka peluang jual beli pertandingan.

BACA JUGA: 3 Pemain Timnas Indonesia Perkuat Persib, Andalan Luis Milla di Putaran Kedua Liga 1, Mereka Tak Sabar Bermain

Peluang kecurangan akibat Liga 1 tanpa degradasi yaitu kemungkinan terjadinya match fixing atau pengaturan pertandingan. 

Dengan demikian, kata Umuh Muchtar secara pribadi, Liga 1 tanpa degradasi adalah kemunduran sepakbola Indonesia. 

Kebijakan Liga 1 tanpa degradasi, kata Umuh Muchtar membuka lebar kesempatan terjadinya match fixing. Pengaturan skor. Karena, klub tak lagi memikirkan bakal terdegradasi.

“Iya ini degradasi tidak ada, Liga 1 ya sudah orang bisa sekali kesempatan untuk match fixing, ngatur nanti ini kalah ini menang, bisa juga di situ ya. Supaya siapa yang jadi juara, bahaya,” katanya Sabtu, 14 Januari 2023 dilansir dari jpnn.com. 

BACA JUGA: Gara-Gara Luis Milla, Air Mata Bobotoh Menetes Tak Terasa, Pemain Persib Ikut Terharu

Langkah PSSI menghentikan Liga 2 dan Liga 3 hingga Liga 1 tanpa degradasi jelas telah menghilangkan nilai kompetitif dari Liga 1.

“Ya iya lah. Ini juga mundur. Untuk apaa da Liga 1, Liga 3 kan mereka harus naik dan benar-benar gitu. Kalau enggak ada degradasi ya dagelan aja ya,” ujar H Umuh. 

H Umuh menegaskan bahwa yang diungkapkannya soal match fixing bukanlah sebuah tudingan. Namun, hal itu adala perumpamaan jika liga benar-benar tanpa degradasi. 

H Umuh berharap keputusan penghapusan degradasi bisa diubah dan Liga 1 berjalan normal layaknya sebuah kompetisi profesional. 

BACA JUGA: Persib Diusulkan Main di Liga Singapura, Penyebabnya Sudah Terlalu Banyak

Kategori :