RADARTASIK.COM - Mengapa perempuan cenderung masih gemuk meskipun sudah rutin berolahraga? Dokter spesialis kandungan dan kebidanan Dr dr Tita Husnitawati M, Sp.OG (K) mengatakan hal itu kemungkinan besar disebabkan akibat kurang tepat memilih jenis olahraga.
Tita mengatakan olahraga yang tepat dilakukan perempuan ialah olahraga aerobik, karena bisa memperlancar pertukaran udara.
“Contohnya berjalan kaki, lari, bersepeda, senam aerobik, dan renang. Badminton dan tinju bukan aerobik," ujarnya, dilansir dari GenPi.Co dan Antara.
Menurut Tita, tak hanya jenis, frekuensi pun perlu menjadi perhatian. Dia mengatakan, berolahraga satu atau dua kali seminggu kurang tepat.
BACA JUGA:Tak Terima Dituduh Selingkuh, Nathalie Holscher Layangkan Somasi kepada Mantan ART
Tita pun menyarankan kaum hawa terutama yang sudah mengalami menopause berolahraga empat kali dalam sepekan dengan durasi 30-45 menit.
Menurut studi, wanita menopause dapat bertambah bobotnya sekitar 2,5 kg per tahun. Pada usia 60 tahun, beratnya kemungkinan bisa bertambah lebih dari 10 kg.
"Yang penting olahraga dilakukan setiap hari dengan 30 menit bukan 1-2 kali dalam seminggu. Pola ini dapat mempertahankan berat badan. Minimal empat kali seminggu 45 menit," kata dia.
Tita memaparkan olahraga yang hanya dilakukan sekali hingga dua kali, misalnya pada Sabtu dan Minggu, justru dapat merangsang nafsu makan dan kurang membakar energi tubuh.
“Akhirnya, ini menyebabkan berat badan seseorang semakin bertambah, bukannya turun ke bobot normal,” paparnya.