Demi Selamatkan Bumi, Pesawat Ruang Angkasa NASA 'Sengaja' Tabrak Asteroid

Senin 12-09-2022,08:10 WIB
Editor : Tina Agustina

Jika DART mengenai Dimorphos dengan kecepatan 15.000 mph seperti yang direncanakan, itu akan menguji teori pertahanan Bumi penabrak kinetik.

"Inti dari penabrak kinetik adalah Anda menabrakkan pesawat ruang angkasa Anda ke asteroid yang Anda khawatirkan, dan kemudian Anda mengubah orbitnya mengelilingi Matahari dengan melakukan itu," kata astronom Johns Hopkins Applied Physics Laboratory Planetary Andy Rivkin.

DART tidak akan mengubah orbit Didymos. Ini bertujuan untuk mengubah kecepatan moonlet, Dimorphos.

Teleskop berbasis darat dan data dari pesawat ruang angkasa pada akhirnya akan memberi tahu para ilmuwan jika rencana mereka berhasil.

BACA JUGA:7 Manfaat Buah Cermai, Salah Satunya Menjaga Kesehatan Kulit

Asteroid bergerak mengelilingi matahari dengan kecepatan sekitar 20 mil per detik. Rivkin menjelaskan bahwa jika metode penabrak kinetik digunakan untuk mengubah orbitnya, para insinyur hanya ingin mengubahnya dalam jumlah kecil, mungkin satu atau dua inci per detik.

Itu sebabnya Didymos dan moonletnya Dimorphos menjadi target latihan yang sempurna.

Asteroid kecil itu mengorbit Didymos dan bergerak sekitar satu kaki per detik yang jauh lebih mudah diukur daripada 20 mil per detik.

Jika ini berhasil, idenya adalah menerapkan teknik yang sama pada asteroid yang lebih besar.

BACA JUGA:Siapa Membunuh Putri (9) - Si Sopir Presiden

Sampai misi ini, para ilmuwan hanya bisa mensimulasikan dampak seperti itu di laboratorium. DART akan memberi mereka data untuk membantu memperkuat rencana pertahanan ini.(disway.id)

Kategori :