BANJAR — Kasus ayah yang mencabuli anak kandungnya menemukan fakta baru. Berdasarkan hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG), ternyata korban tidak hamil.
Kepala Puskesmas Banjar III dr Sari Wahyuningrum membenarkan hal itu. “Saya juga baru dapat informasi kemarin sore, yang menyatakan korban di dalam perutnya ada tumor bukan hamil,” kata dia kepada wartawandi Puskesmas Banjar III, Kamis (4/3/2021).
“Saya sebagai kepala Puskesmas Banjar III mengklarifikasi agar tidak ada kesalahpahaman di masyarakat,” tandasnya.
Kata dia, dalam menentukan seseorang hamil atau tidaknya perlu pemeriksaan lebih lanjut. Selain alat test pack, juga dilakukan dengan anamesa, pemeriksaan fisik dan terakhir USG. “Mudah-mudahan kedepannya kita akan lebih selektif lagi dalam memeriksa pasien,” ujarnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Banjar Iptu Zulkarnaen melalui KBO Ipda Hadi membenarkan informasi tersebut. “Info dari dokter poli gitu, tapi belum pasti. Masih perlu dicek di laboratorium,” ujarnya.
Sementara itu, kata dia, kasus pencabulan tetap berlanjut. Sebab ayah korban sudah mengakui telah menAcabuli korban di rumahnya. (nto)