PONTIANAK - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) berhasil menangkap seorang tersangka pembakar lahan di wilayah Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, berinisial SB (41), Sabtu (27/2). Tersangka SB merupakan seorang warga Jalan Sungai Raya Dalam, Gang Syukur II Nomor 02, Desa Sungai Raya, Kecamatan, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Tersangka SB telah diamankan di Mapolda Kalbar untuk proses hukum selanjutnya. "Tersangka diamankan, Sabtu (27/2) tidak jauh dari lokasi tanah miliknya tersebut dan dibawa ke Mapolda Kalbar guna proses hukum selanjutnya," kata Kasubdit 4 Tipiter Ditreskrimsus Polda Kalbar AKBP Sardo Mangatur Pardamean Sibarani dalam keterangan tertulisnya di Pontianak, Minggu (28/2). Sardo menjelaskan tersangka diduga membakar lahanmiliknya supaya bersih dan dapat digunakan untuk bercocok tanam pada Senin (22/2) lalu. Namun, tersangka setelah membakar meninggalkan lahan miliknya. Kemudian, api meluas hingga ke lahan milik orang lain. "Setelah membakar lahan miliknya yang berukuran 10 x 20 meter, tersangka meninggalkan lokasi sehingga api merembet hingga ke lahan milik orang lain di sekitarnya dengan luas kebakaran sekitar lima hektare," kata Sardo. Baca Juga: Gubernur Kalbar Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla Ia menjelaskan tersangka membakar lahan tersebut menggunakan korek api gas, dan karet bekas ban dalam sepeda motor. "Saat di lokasi, tersangka melilitkan karet ban dalam ke satu batang kayu kecil, kemudian karet itu dibakar. Saat api menyala, tersangka memasukkannya ke dalam tumpukan akar pakis yang telah ditumpuknya di atas tungku kayu akasia yang telah ia potong-potong sebelumnya,” jelasnya. Kemudian, tersangka meninggalkan lahan yang dibakarnya hingga meluas ke milik warga lain, dan menyebabkan kabut asap dampak terbakarnya lahan gambut di kawasan Jalan Wak Sidiq, Gang Amali, di Kecamatan Pontianak Tenggara tersebut. Baca Juga: Polda Kalbar Gelar Kekuatan Antisipasi Karhutla Sebelumnya, Pemkot Pontianak telah menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dampak dalam seminggu terakhir Februari 2021 telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah lokasi sehingga mulai menyebabkan kabut asap di kota itu. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, mengatakan saat ini pihaknya tengah membentuk Tim Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Kota Pontianak. "Dalam tim tersebut akan melibatkan unsur TNI/Polri, Pemkot Pontianak, masyarakat mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga tingkat RT/RW, termasuk pemadam kebakaran swasta," katanya. (ant/jpg/red)
Polda Tangkap Tersangka Pembakar Lahan
Minggu 28-02-2021,21:12 WIB
Reporter : radi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 23-08-2026,15:53 WIB
Wamen Komdigi Dorong UMKM Naik Kelas, Bukan Sekadar Go Digital
Minggu 23-08-2026,16:20 WIB
Karnaval HUT RI di Pelangi Residence Tasikmalaya Tampilkan Tema Horor hingga Animasi
Minggu 23-08-2026,17:20 WIB
Kemenag Targetkan 1,78 Juta Peserta Gema Selawat Kebangsaan, Ini Pesan untuk Indonesia
Minggu 23-08-2026,15:30 WIB
4 HP OPPO Baterai 7000 mAh yang Tahan Air, Ada A6 Pro 5G
Minggu 23-08-2026,16:30 WIB
Vivo Y31T 5G Punya Kamera Canggih, Bisa Fotografi Bawah Air 1,5 Meter
Terkini
Senin 24-08-2026,15:20 WIB
KKN UNITAS Rajapolah Asah Public Speaking Siswa SMK, Bakat Mereka Diuji Lewat Go Talent
Senin 24-08-2026,14:30 WIB
iQOO 16 Siap Bikin Flagship Lain Ketar-ketir, Bawa Layar 2K 165Hz
Senin 24-08-2026,14:20 WIB
Kebakaran Hanguskan 250 Rumah di Kampung Adat Sade, Kemensos Salurkan Bantuan
Senin 24-08-2026,13:30 WIB
5 HP untuk Pelajar dengan Baterai Jumbo 7.000 mAh, Mulai Rp1 Jutaan
Senin 24-08-2026,13:20 WIB