radartasik.com, JEMBER — Lasiadi, seorang warga Semboro Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur, menderita kelainan cukup aneh. Sebab, tiba-tiba saja ada gelas kaca di dalam perutnya.
Kondisi tersebut membuat ia tidak bisa beraktivitas normal. Ketika duduk, berdiri apalagi berjalan, ia akan merasa sakit yang luar biasa.
Pria 35 tahun ini telah mengeluh sakit sejak lima bulan lalu. Namun, tiga bulan belakangan kondisinya semakin parah dan memprihatinkan. Akhirnya, ia hanya bisa berbaring.
Kemudian, Lasiadi dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan bantuan medis dengan biaya pemerintah.
Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan hingga uji laboratorium, hasilnya normal. Lasiadi tidak mengalami penyakit apa pun.
Ketika melakukan foto rontgen, barulah penyebab sakit Lasiadi diketahui. Ternyata, ada gelas kaca di dalam perut tepatnya di area punggungnya.
Tim dokter pun memutuskan untuk mengambil tindakan operasi di RSD Balung Jember.
Awalnya, rencana pembedahan akan dilakukan dari depan atau operasi besar, namun tindakan itu urung.
Pertimbangannya, benda menyerupai gelas itu posisinya lebih dekat dengan anus, sehingga operasi diputuskan dari area rektum.
”Proses operasi berlangsung antara satu hingga dua jam,” terang Humas RSD Balung Jember dr Doddy Sakti kepada wartawan, Rabu (6/4/2022).
Karena operasi dilakukan lewat area belakang, maka anastesi yang diberikan juga regional. Yakni dari pinggul ke bawah. Sementara operasinya dilakukan dengan sayatan lubang rektal atau anus agar lebih besar.
”Begitu lebih besar dan tampak gelasnya, kemudian dokter menarik benda tersebut dari tubuh pasien,” jelasnya.
Dokter Doddy menjelaskan misteri bagaimana gelas kaca tersebut bisa masuk ke tubuh pasien.
Lasiadi didiagnosa menderita corpus alienum regio rectum. Gelas tersebut diduga masuk melalui dubur.
Menurut dia, kronologis gelas hingga masuk anus Lasiadi perlu diselidiki. Sebab, Lasiadi tidak mengatakan apa pun tentang kondisinya tersebut.
”Lasiadi sebenarnya perlu diperiksa ke psikiater. Dan saat ini Lasiadi masih menjalani perawatan jalan atas luka operasinya,” tuturnya.
Kategori :