radartasik.com, Wakil Ketua DPRD Banjar Tri Pamuji Rudianto meminta pihak terkait mengevaluasi data vaksinasi. Terlebih setelah adanya keluhan dari warga yang merasa menjadi korban ketidaksesuaian data.
“Dengan
adanya kasus kesalahan data masyarakat yang telah melakukan vaksinasi
Covid-19, terbukti didata aplikasi Pedulilindungi, maka Pemerintah Kota
Banjar melalui Dinas Kesehatan sebagai dinas yang bertanggungjawab
secara teknis dalam penanganan vaksinasi Covid-19 secepatnya harus
melaksanakan evaluasi, salah satunya tracking data masyarakat yang telah
vaksin,” katanya, Rabu (6/4/2022).
“Pemkot juga harus transparan atas data-data
tersebut, jangan sampai ada kasus-kasus lainnya yang sama. Dari kasus
tersebut bisa saja beberapa kemungkinan yang melatarbelakanginya. Nah,
di sini Dinkes dan gugus tugas harus bisa menjelaskan dengan baik ke
masyarakat atas kejadian tersebut tanpa ada yang ditutup-tutupi,” kata
Tri Pamuji.
Tokoh pemuda Kota Banjar Rian ikut kecewa
dengan adanya kasus tersebut.
“Target vaksin pendekatannya mesti
kesadaran dari penerima manfaat. Semangatnya bukan hanya didasarkan
pencapaian target yang dilakukan oleh pemberi manfaat, tapi minim
strategi konseling dan fasilitas penunjang yang didapatkan penerima
manfaat vaksin. Sehingga memberikan ruang bagi oknum penerima manfaat
dan pemberi manfaat memanifulatif data,” kata dia. (cep)