radartasik.com, Bupati Garut H Rudy Gunawan kecewa dengan pemborong yang
mengerjakan pembangunan peningkatan sejumlah ruas jalan. Pembangunan
dinilai lamban, sehingga terancam tidak bisa terealisasi sesuai target,
yakni sebelum arus mudik.
“Perbaikan jalan ini dilakukan
bisa dinikmati para pemudik dan wisatawan yang berkunjung ke Garut di
libur Hari Raya Idul Fitri. Tetapi sekarang baru dikerjakan,” ujar Rudy
kepada wartawan di Pendopo Garut, Senin (4/4/2022).
Menurut Rudy, sejak awal sudah meminta Dinas
Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) agar proses lelang bisa tepat
waktu dan itu sudah dilaksanakan.
Sayangnya, ketika
kontrak kerja sudah dikeluarkan, pemborong yang ditunjuk ternyata lambat
mengerjakannya. Bahkan, ada yang sama sekali belum dikerjakan meski
telah lebih dari 14 hari.
“Jadi kalau sampai Kamis dia
(pemborong) tidak melaksanakan, saya batalkan, karena sudah lebih dari
14 hari kontrak. Kita ingin tepat waktu,” terangnya.
Rudy
menegur ULP sebagai pihak yang menyelenggarakan lelang pekerjaan
perbaikan jalan tersebut. Karena, dirinya ingin ULP mendapatkan
pengusaha yang benar-benar bonafid dan mengerti program pemerintah
daerah.
“(Jalan) Lingkar luar Leles itu untuk mudik, sekarang kan tidak
bisa digunakan. Jadi tambah macet,” katanya.
Rudy memahami
keluhan beberapa waktu lalu dari masyarakat yang merasa tidak nyaman
dengan banyaknya jalan yang berlubang di beberapa daerah di Kabupaten
Garut. Untuk itu, pihaknya mulai melakukan perbaikan-perbaikan.
“Bapak-ibu
warga Garut hari ini kami mulai melakukan perbaikan-perbaikan itu, dan
tentu kami berharap perbaikan ini akan tuntas sampai 2023, termasuk
jalan provinsi yang menuju ke Pameungpeuk, yang menuju ke Bungbulang itu
juga diperhatikan oleh bapak gubernur,” ujarnya.
Bupati
menyampaikan permohonan maafnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan
warganya selama ini. Namun, hari ini ia melihat sendiri pihaknya kini
sudah mulai melakukan beberapa perbaikan dan pembangunan ruas jalan di
Kabupaten Garut.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas
Pekerjaan Umum da Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut Luna Avriantini
belum bisa memberikan banyak keterangan terkait keterlambatan pengerjaan
perbaikan jalan tersebut karena dirinya sedang mengikuti rapat. (yna)