radartasik.com, Pasca dicabutnya subsidi minyak goreng oleh pemerintah, kelangkaan sudah bisa teratasi. Meski saat ini stok minyak aman, masyarakat tetap menjerit lantaran harganya mahal.
Kini
harganya dari Rp14 ribu per liter minyak goreng kemasan menjadi Rp 24
ribu per liter. Alhasil, warga pun memburu minyak goreng curah yang
harganya stabil di kisaran Rp 15 ribu per kilogram.
Sejak Selasa, antrean warga terus
membludak di salah satu toko di kawasan Pasar Banjar. “Kemarin (Rabu)
ada warga bahkan yang mengantre sejak pukul 23.00 karena ingin
mendapatkan minyak goreng,” ungkap Pairin.
Setiap warga
mendapatkan jatah 30 kilogram dengan harga Rp 15.500/kg. Menurut Pairin,
selain untuk dijual kembali, biasanya minyak curah dibeli para pelaku
usaha yang produksinya menggunakan minyak goreng.
“Saya
sendiri sudah dua kali membeli minyak goreng curah di pasar dan terpaksa
ikut antre agar usaha warung sayuran saya bisa jualan,” katanya.
Pairin
berharap pemerintah dapat segera menstabilkan harga minyak goreng dan
ketersediaannya segera terpenuhi.
“Apalagi menjelang Ramadan kan
orang-orang sangat membutuhkan minyak goreng apalagi untuk pedagang
seperti saya,” ujarnya. (cep)