radartasik.com, RADAR TASIK - Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya mengakui capaian vaksinasi usia 6-11 tahun belum maksimal. Oleh karena itu, meminta adanya kesadaran dari orang tua siswa pentingnya vaksinasi kesehatan dan keselamatan anak.
Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Asep Hendra Hendriana mengatakan sesuai dari data capaian vaksinasi Kota Tasikmalaya, mulai dari pertengahan Januari vaksinasi usia 6-11 tahun dengan target sebanyak 69. 455 anak. Hingga 7 Maret capaiannya baru 49.117 dosis pertama atau 70.72 persen. Sedangkan dosis kedua baru mencapai 25.009 anak atau 36.01 persen.
Alasan belum mencapai target vaksinasi anak ini, sambung dr Asep, karena orang tua saat ini belum semuanya mengizinkan. Untuk itu, pihaknya bersama Dinas Pendidikan terus memaksimalkan apa yang diinginkan Wali Kota Tasikmalaya agar vaksinasi usia 6-11 tahun mencapai target.
“Kita terus memberikan imbauan dan edukasi kepada kepala sekolah hingga komite sekolah untuk membantu menggencarkan vaksinasi usia 6-11 tahun,” ujarnya.
Tujuannya agar menyampaikan secara langsung kepada orang tua pentingnya vaksinasi. Dengan begitu, mereka diharapkan sadar akan pentingnya vaksin untuk kesehatan dan keselamatan anak.
Sebab, kata dr Asep, ketika vaksinasi usia 6-11 tahun mencapai target, mengingat Kota Tasikmalaya masih pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di level 3, dapat mempengaruhi penurunan level.
“Tim tenaga kesehatan sudah meluangkan tenaga dan waktunya untuk melakukan vaksinasi. Oleh karenanya, diharapkan orang tua mengantarkan anaknya vaksin, sehingga mendapatkan kekebalan kelompok untuk melawan pandemi Covid-19,” ujarnya.
“Dengan begitu, mereka dapat melakukan komunikasi kepada orang tua langsung. Manfaatnya agar orang tua mengizinkan anaknya melakukan vaksinasi,” katanya.
Sambung Ely, upaya tersebut sebagai solusi orang tua agar sadar pentingnya vaksinasi untuk kebaikan anak dan lingkungannya.
“Mendapatkan izin vaksinasi daAri orang tua sangat sulit. Oleh karAenanya agar orang tua memAberAikan izin vaksinasi perlu diberikan kesadaran,” ujarnya. (riz)