radartasik.com, BANJAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar tahun ini akan menyalurkan kembali bantuan modal bagi para pedagang usaha mikro kecil menengah (UMKM). Masing-masing Rp 1 juta.
Bantuan program Jaring Pengaman Ekonomi (JPE) itu menyiapkan kuota bantuan modal untuk 2.425 UMKM. “Saat ini masih dalam proses pengajuan dari UMKM. Nanti diverifiksi lagi oleh desa dan kami (Dinas KUKMP). UMKM yang menerima bantuan JPE ini merupakan UMKM yang belum pernah mendapatkan modal bantuan sebelumnya dari pemerintah,” kata Kepala Dinas UMKM dan Perdagangan Kota Banjar Edi Herdianto melalui Kabid Koperasi dan UMKM Kota Banjar Tatang Nugraha, Rabu (16/2/2022).
Program bantuan JPE sendiri mulai digulirkan Pemkot Banjar sejak tahun 2020. Anggaran bantuan dibebankan dari APBD Kota Banjar.
“JPE tahun 2020 terealisasi sebanyak 3.821 UMKM. Kemudian tahun 2021 terealisasi sebanyak 907 UMKM. Besaran bantuan modalnya sama Rp 1 juta per UMKM,” katanya.
Tatang menyebut, proses program JPE pada Maret masuk tahapan verifikasi, kemudian penetapan SK wali kota. “Direnanakan untuk penyalurannya bulan April, teknis penyalurannya masih bekerjasama dengan kantor Pos. Nanti penerima bantuan mengambil bantuannya ke kantor Pos,” ucap Tatang. (cep)