radartasik.com, BANJAR — Sebanyak sepuluh dari 25 desa dan kelurahan di Kota Banjar masih teridentifikasi sebagai zona merah Covid-19.
“Jumlahnya pada hari ini (Minggu, Red) masih sebanyak 10 desa dan kelurahan yang masih ditetapkan sebagai zona merah,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dan Percepatan Pemulihan Ekonomi Kota Banjar, Agus Nugraha Minggu (26/9/2021).
“Sementara sisanya atau sekitar 15 desa dan kelurahan sudah masuk zona hijau. Jumlah total orang terkonfirmasi positif hari ini (kemarin) sebanyak 14 orang. Enam orang dirawat di ruang khusus di rumah sakit sementara yang delapan orang lagi menjalani isolasi mandiri,” kata Agus Nugraha.
Agus menjelaskan, total orang yang sembuh dari terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Banjar sejak pandemi mencapai 5.066 orang. Kemudian yang meninggal dunia dan sebelumnya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 145 orang.
“Memang untuk yang meninggal dunia ini yang mempengaruhi status PPKM kita kembali lagi pada level tiga. Presentasi jumlah yang meninggal dunia di kita (Banjar) ini wajar jika banyak karena rumah sakit umum daerah kita ini sebagai rumah sakit rujukan. Jadi pasien yang meninggal dunia tidak hanya orang Banjar saja. Namun pusat tetap menghitung jumlah kematian ini besar, sehingga kita ditetapkan lagi pada level 3,” kata Agus Nugraha.
Meski demikian, lanjut dia, indikator lainnya seperti penambahan kasus, kemudian jumlah yang isolasi berada di level dua. “Namun kita tetap harus waspada disiplin prokes harus tetap dijaga meskipun kita sudah vaksin. Prokes masker dan sebagainya harus tetap diterapkan, jangan lengah supaya pandemi selesai,” katanya. (cep)