radartasik.com, BANJAR — Kota Banjar mencatat rekor terburuk penambahan kasus positif Covid-19 pada Rabu (23/6/2021). Jumlah penambahan orang yang terpapar virus corona tercacat sebanyak 51 orang dalam sehari.
Itu merupakan hasil tracking tenaga kesehatan terhadap orang-orang yang sebelumnya pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19. “Jumlahnya banyak, sampai 51 orang yang terpapar. Dari penambahan yang banyak hari ini (kemarin, Red), jumlah yang terkonfirmasi dan menjalani isolasi mandiri menjadi 267 orang. Kemudian yang diisolasi di ruang perawatan khusus pasien Covid-19 di rumah sakit sebanyak 11 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar dr H Andi Bastian mewakili Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Banjar Agus Nugraha, kemarin.
Jumlah penambahan itu, sambungnya, terus meningkat setiap harinya. Kasus penambahan positif dalam sepekan terakhir tidak kurang dari 20 orang perharinya. “Masyarakat harus lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan, jangan lalai dan jangan abai,” kata dia.
Tak hanya mengalami peningkatan jumlah yang terpapar. Korban meninggal pun terus bertambah. Dalam dua hari terakhir, empat orang meninggal dunia terkonfirmasi positif.
Wali Kota Banjar Dr Hj Ade UU Sukaesih mengungkapkan rasa duka citanya yang terdalam atas meninggalnya beberapa pasisen secara beruntun dalam waktu dua hari belakangan. “Semoga masyarakat lebih mewaspadai penyebaran virus terlebih virus varian baru telah masuk ke daerah tetangga di Cilacap,” ujarnya. (cep)