Shell, BP-AKR dan Pertamina Kompak Pangkas Harga BBM Serentak Mulai 1 Juli 2026
Harga BBM turun mulai 1 Juli 2026.-Sabrina Hutajalu/Disway.id-
RADARTASIK.COM – Kabar baik bagi para pengendara. Harga BBM di sejumlah SPBU mengalami penurunan mulai Selasa 1 Juli 2026.
Tiga perusahaan besar, yakni Pertamina, Shell dan BP-AKR, kompak menyesuaikan harga bahan bakar non subsidi mengikuti perkembangan harga minyak dunia.
Penurunan harga ini terutama terjadi pada sejumlah produk diesel dan BBM beroktan tinggi yang banyak digunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan operasional.
PT Pertamina Patra Niaga resmi memberlakukan harga baru BBM non subsidi sejak 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.
BACA JUGA: Harga BBM Turun Mulai 1 Juli 2026, Pertamax Turbo hingga Dexlite Lebih Murah
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menjelaskan penyesuaian tersebut merupakan hasil evaluasi berkala yang mempertimbangkan harga minyak dunia, kondisi fiskal, daya beli masyarakat, dan mekanisme yang berlaku.
Menurutnya, kebijakan tersebut juga telah dikoordinasikan dengan pemerintah. Dari hasil evaluasi itu, beberapa produk mengalami penurunan cukup signifikan.
Pertamax Turbo kini dijual Rp 19.300 per liter. Sebelumnya produk ini dibanderol Rp 20.750 per liter. Artinya, terjadi penurunan Rp 1.450 per liter atau sekitar 7 persen.
Pertamina Dex turun lebih dalam. Harga BBM diesel premium tersebut kini menjadi Rp 21.150 per liter dari sebelumnya Rp 24.800 per liter. Penurunannya mencapai Rp 3.650 per liter atau sekitar 15 persen.
Sementara Dexlite turun dari Rp 23.000 menjadi Rp 19.700 per liter atau lebih murah Rp 3.300 per liter.
Harga Avtur untuk penerbangan domestik di Bandara Soekarno-Hatta juga ikut terkoreksi. Harga sebelum pajak turun dari Rp 22.190 menjadi Rp 19.190 per liter.
Selain menghadirkan harga yang lebih kompetitif, Pertamina tetap menjaga kualitas produknya agar memberikan performa optimal dan efisiensi penggunaan bahan bakar.
Shell Ikut Pangkas Harga Solar Premium
Penyesuaian harga juga dilakukan oleh Shell Indonesia. Produk Shell V-Power Diesel mengalami penurunan cukup besar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: