Selain Rusia, Indonesia Bidik Suplai Migas dari Afrika
Indonesia memperluas kerja sama energi global dengan Rusia dan Afrika untuk menjaga pasokan migas nasional.-Dok. Kementerian ESDM-
RADARTASIK.COM – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah berdampak pada terganggunya pasokan energi global, khususnya minyak dan gas bumi (migas).
Situasi tersebut membuat sejumlah negara, termasuk Indonesia, harus memperkuat strategi dalam menjaga ketersediaan energi.
Di dalam negeri, cadangan energi memang tersedia, namun jumlahnya masih belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi nasional yang terus meningkat.
Karena itu, berbagai langkah strategis mulai dijalankan untuk memastikan pasokan tetap aman. Salah satunya melalui kerja sama dengan negara-negara produsen energi.
BACA JUGA: UPDATE Harga BBM Bersubsidi Terbaru Sepulang Prabowo dari Rusia
BACA JUGA: Daftar HP Rp3 Jutaan Terbaik April 2026, Performa Kencang dan Fitur Kamera Unggulan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin menghasilkan kesepakatan kerja sama jangka panjang di sektor energi.
Dia menjelaskan pemerintah diarahkan untuk mencari sumber minyak dari berbagai negara guna memperkuat cadangan nasional.
Dalam konteks tersebut, komunikasi dengan pihak Rusia telah dilakukan bersama perwakilan pemerintah setempat dan hasilnya dinilai cukup positif.
Lebih lanjut ia sampaikan bahwa Indonesia berpotensi memperoleh pasokan minyak mentah dari Rusia.
BACA JUGA: Liburan ke Vietnam Lebih Hemat, Vietjet Tebar 11 Juta Tiket Promo
BACA JUGA: Jajaran HP Infinix Terbaik April 2026: Spek Tinggi Harga Terjangkau untuk Gaming dan Harian
Selain itu, Rusia menunjukkan minat untuk berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur energi guna meningkatkan ketahanan energi nasional.
Infrastruktur tersebut diharapkan dapat mendukung penyimpanan dan distribusi energi secara lebih optimal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: