Diklaim Tercepat di Dunia, BYD Siapkan Charger Mobil Listrik 2.100 kW
BYD siapkan charger mobil listrik tercepat di dunia.-Istimewa-
RADARTASIK.COM - Industri kendaraan listrik global kembali dikejutkan oleh kabar mengejutkan dari Tiongkok.
Produsen otomotif raksasa, BYD, dikabarkan tengah menyiapkan charger mobil listrik dengan daya hingga 2.100 kW, yang berpotensi menjadi sistem pengisian daya tercepat di dunia untuk kendaraan penumpang.
Informasi ini mencuat setelah foto label spesifikasi yang diduga milik charger terbaru BYD beredar luas di media sosial dan forum otomotif Tiongkok.
Bocoran tersebut, menunjukkan angka daya masukan maksimal mencapai 2.100 kW, lonjakan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya di industri mobil listrik.
BACA JUGA:Ban Motor Matic Paling Awet dan Anti Licin, Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
Meski belum dikonfirmasi secara resmi oleh BYD, kabar ini langsung memicu spekulasi luas soal masa depan pengisian daya kendaraan listrik yang bisa menyaingi kecepatan pengisian bahan bakar kendaraan konvensional.
Jika bocoran tersebut benar, charger 2.100 kW BYD akan memecahkan rekor sebagai sistem pengisian daya tertinggi yang pernah dirancang untuk mobil listrik.
Sebagai perbandingan, mayoritas fast charging station di Tiongkok masih berada di kisaran 300–500 kW.
Bahkan rumor sebelumnya pada awal Februari 2026 menyebut BYD hanya menyiapkan charger generasi baru dengan daya sekitar 1.500 kW dan arus 1.500 ampere.
BACA JUGA:VinFast VF MPV 7 Debut di IIMS 2026, Jarak Tempuh 450 Km dan Harga Rp345 Juta
Dengan daya sebesar itu, sistem ini diyakini akan menggunakan distribusi daya ke beberapa charging gun secara bersamaan, bukan satu colokan tunggal.
Metode ini penting untuk menjaga stabilitas arus, keamanan baterai, serta efisiensi sistem pendinginan saat proses pengisian berlangsung.
Charger 2.100 kW ini disebut sebagai kelanjutan dari Megawatt Flash Charger generasi pertama yang diperkenalkan BYD pada Maret 2025.
Pada generasi awal tersebut, BYD sudah berhasil mencuri perhatian dunia dengan sistem pengisian daya 1.000 kW berbasis arsitektur 1.000 volt.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: