Inden Panjang, Jaecoo J5 EV Percepat Distribusi 10.000 Unit ke Konsumen Indonesia

Inden Panjang, Jaecoo J5 EV Percepat Distribusi 10.000 Unit ke Konsumen Indonesia

Inden panjang, Jaecoo J5 EV percepat distribusi 10.000 unit ke konsumen Indonesia.-Istimewa-

RADARTASIK.COM - Permintaan mobil listrik Jaecoo J5 EV di Indonesia menunjukkan lonjakan signifikan sepanjang tahun lalu.

Hingga akhir tahun, tercatat sekitar 10.000 unit telah dipesan oleh konsumen Tanah Air. Tingginya minat ini membuat masa inden kendaraan menjadi cukup panjang, sehingga konsumen harus bersabar menunggu unit resmi dikirimkan.

Menanggapi situasi tersebut, Jaecoo Indonesia mengambil langkah strategis untuk mempercepat proses distribusi.

Produsen menargetkan pengiriman hingga 10 ribu unit Jaecoo J5 EV sampai Februari, dengan memaksimalkan kapasitas produksi di dua fasilitas berbeda.

BACA JUGA:Peringati Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah

Lonjakan pesanan Jaecoo J5 EV mulai terasa sejak ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW).

Antusiasme pengunjung terhadap SUV listrik ini terbilang tinggi, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.

Besarnya jumlah pemesanan membuat Jaecoo harus bergerak cepat. Fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan seluruh pesanan yang masuk sejak GJAW dapat terpenuhi tanpa hambatan distribusi.

Penambahan lini produksi pun diprioritaskan khusus untuk model J5 EV agar proses pengiriman ke konsumen berjalan lebih cepat.

BACA JUGA:Ini Cara Cek SLIK OJK dan Hapus Data Pinjol Ilegal Jika Nama Tercatat di BI Checking Padahal Tak Pinjam Duit

Untuk mengejar target distribusi, Jaecoo memanfaatkan dua fasilitas produksi, yaitu HIM Purwakarta dan Inchcape Indonesia.

Strategi ini dinilai efektif dalam meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan.

Dengan mengandalkan dua pabrik sekaligus, Jaecoo dapat mengurangi bottleneck produksi yang sebelumnya menjadi penyebab utama panjangnya masa inden.

Spesifikasi Jaecoo J5 EV yang Jadi Daya Tarik

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait