Keutamaan Bulan Ramadan: Momentum Spiritual, Sosial, dan Transformasi Diri Umat Islam

Keutamaan Bulan Ramadan: Momentum Spiritual, Sosial, dan Transformasi Diri Umat Islam

Keutamaan bulan Ramadan, makna dan hikmahnya.-Istimewa -

RADARTASIK.COM - Menyambut bulan suci ini, keutamaan bulan Ramadan tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ritual tahunan, melainkan sebagai momentum strategis untuk membangun ketahanan spiritual, kedewasaan sosial, dan pembaruan moral umat Islam di tengah dinamika kehidupan modern.

Penetapan resmi awal puasa di Indonesia tetap menunggu sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bentuk harmonisasi antara kajian astronomi dan ketentuan syariat Islam.

Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Hijriah yang dijalani umat Islam di seluruh dunia dengan menunaikan ibadah puasa serta mengenang peristiwa monumental turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

Puasa Ramadan menjadi rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat sebagai sarana pembentukan ketakwaan dan pengendalian diri secara menyeluruh.

BACA JUGA:Amalan Doa Setelah Tahajud Lengkap! Menjemput Keberkahan di Waktu Mustajab

Durasi bulan Ramadan berlangsung selama 29 atau 30 hari berdasarkan hasil rukyatul hilal, yang sekaligus menegaskan pentingnya ilmu dan kebersamaan dalam menentukan waktu ibadah.

Secara bahasa, Ramadan berasal dari kata ramida atau ar-ramadh yang bermakna panas yang membakar, menggambarkan proses spiritual untuk menghapus dosa dan kesalahan manusia.

Makna filosofis tersebut memperkuat makna dan hikmah puasa Ramadan sebagai latihan kesabaran, kejujuran, dan empati terhadap sesama, baik secara fisik maupun batin.

Al-Qur’an secara tegas menempatkan Ramadan sebagai bulan istimewa, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, yang menekankan tujuan puasa untuk meraih ketakwaan.

BACA JUGA:Enam Adab Puasa yang Sering Terlewat, Panduan Praktis Ramadan agar Ibadah Lebih Bernilai

Keistimewaan ibadah di bulan Ramadan menjadikan setiap amal saleh bernilai lebih tinggi karena dilakukan dalam suasana spiritual yang kolektif dan penuh kesadaran ilahiah.

1. Ramadan dikenal sebagai bulan pengampunan dosa karena puasa yang dijalankan dengan iman dan keikhlasan mampu menghapus kesalahan masa lalu.

2. Bulan suci ini menghadirkan pahala berlipat ganda bulan Ramadan untuk setiap amal ibadah, mulai dari puasa, salat, sedekah, hingga amal kebaikan sosial.

3. Ramadan disebut sebagai Syahrul Qur’an karena pada bulan inilah Al-Qur’an diturunkan sebagai pedoman hidup umat manusia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait