Kondisi Desa Wisata di Garut dan Rencana Wakil Bupati Putri Karlina Luncurkan Desa Wisata Unggulan
Wisatawan sedang menikmati river tubing di Desa Wisata Sindangkasih Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.-Instagram Desa Wisata Sindangkasih-
GARUT, RADARTASIK.COM – Kabupaten Garut memiliki potensi besar dalam pengembangan desa wisata.
Sektor ini dianggap mampu menjadi destinasi unggulan sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Saat ini banyak desa mulai memanfaatkan potensi wisata lokal untuk meningkatkan kesejahteraan penduduknya.
Pengelolaan desa wisata di Garut melibatkan dua instansi utama. Yakni, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD). Serta, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).
BACA JUGA: Diky Candra Kenalkan Budaya Kota Tasikmalaya Lewat Silat Payung saat Kirab Budaya Milangkala Jabar
Dalam laporan Radartasik.id, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disparbud Garut Aam Pathulloh menyampaikan sudah ada ratusan desa wisata yang terdata di bawah Disparbud.
Dari jumlah tersebut, 114 desa merupakan inisiatif langsung dari dinas pariwisata sebagai bagian dari strategi pengembangan daerah.
Namun, tidak semua desa wisata mampu berkembang sesuai harapan.
Beberapa di antaranya kesulitan mempertahankan keberlanjutan program, bahkan ada yang tidak mampu bertahan lama.
BACA JUGA: Ucapan Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara Lukai Hati Tenaga Kependidikan di Tasikmalaya
BACA JUGA: Pria di Tasikmalaya Nekat Bunuh Diri dengan Senjata Tajam
Meski demikian, terdapat pula desa yang berhasil tumbuh dan membawa dampak positif bagi perekonomian lokal.
Beberapa desa yang dinilai berhasil menunjukkan perkembangan signifikan di antaranya Desa Sindangkasih, Ciburial, Gunung Guntur dan Tepas Papandayan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: